Saturday, May 20, 2017

Pembahasan Buku Menggenggam Jiwa Anak




Pendahuluan

“Anak yang memiliki jiwa sehat akan kuat. Seperti tanah ladang yang subur, apapun yang disemai diatasnya tumbuhlah tanaman-tanaman yang subur.”


D
emikian juga anak yang memiliki jiwa sehat, apapun yang diajarkan orang tuanya (nasihat, keterampilan atau ilmu) akan diterima dengan baik dan memberikan manfaat luar biasa terutama bagi diri anak sendiri, juga bagi orang-orang disekililingnya.

   Berbekal sukses mendidik anak berprestasi selama tinggal 15 tahun di Amerika, Hj. dr. Rosita memaparkan pengalamannya memupuk jiwa anak agar mampu menyerap segala kebaikan hidup.

   Buku ini menjadi istimewa selain berpijak dari pengalaman seorang ibu, tapi juga kesuksesan yang diraih berada dilingkungan yang sarat dengan persaingan seperti di Amerika Serikat. Karenanya banyak ahli merekomendasikan para orang tua untuk memiliki buku ini.


Pembahasan Buku

   Berbekal sukses mendidik anak berprestasi selama tinggal 15 tahun di Amerika, Hj. dr. Rosita memaparkan pengalamannya memupuk jiwa anak agar mampu menyerap segala kebaikan hidup.

   Buku ini menjadi istimewa selain berpijak dari pengalaman seorang ibu, tapi juga kesuksesan yang diraih berada dilingkungan yang syarat dengan persaingan seperti di Amerika Serikat.

 Niat penulis buku tak lain, hanya ingin dapat membagikan bagi siapapun yang berkesempatan membaca buku tersebut. Segala ilmu atau pengetahuan bermanfaat yang didapatkan dalam perjalanan hari-harinya sebagai seorang ibu, yang setiap hari sebagian besar waktunya dihabiskan dalam memenuhi ‘kehausan’ jiwanya untuk lebih memahami dan mendalami ilmu dalam mengolah semua potensi jiwa.

   Ketertarikan dan antusias penulis buku yang begitu besar dalam memahami potensi dan kekuatan jiwa ini, semakin menguat terutama sejak mulai penyusunan buku yang berjudul, “Menggenggam Jiwa Anak”. Kenekatan penulis buku untuk menyusun buku tersebut karena memang penulis telah mendapatkan pengalaman yang sangat berharga dalam mengasuh ke 4 (empat) putri penulis di Amerika.

   Alhamdulillah…ternyata meski tinggal di negara yang jauh sekali dari nilai-nilai keislaman, semua putri penulis buku ini dapat tumbuh berkembang menjadi anak-anak yang mampu menjalankan perintah agamanya dengan baik, berprestasi dan senantiasa berusaha menghadirkan kebahagiaan bagi orang tuanya.

   Pengalaman membesarkan anak di Amerika inilah yang telah mengajari penulis begitu banyak berbagai ilmu kehidupan bahkan menjadi begitu yakin bahwa sesungguhnya membesarkan, mengasuh dan mendidik anak itu akan menjadi mudah, ringan, membahagiakan dan mencetak keberhasilan yaitu hanya dengan satu kata kunci yaitu dengan menggenggam jiwanya.

Ada apa dengan jiwa? Mengapa harus jiwa? Mengapa jiwa begitu penuh potensi? Berbagai pertanyaan lain seputar jiwa ini, menjadi sering berkumandang di relung jiwa penulis. Keinginan kuat untuk mendapatkan semua jawaban dan penjelasan dari semua pertanyaan-pertanyaan yang hadir tersebut, akhirnya mengantarkan pada penjelajahan dan pengembaraan penulis ke dalam sebuah dunia jiwa yang begitu indah, memukau dan penuh keajaiban.

   Insya Allah selanjutnya, semua pengalaman, info dan ilmu yang penulis dapat dari perjalanan jiwa penulis ini, akan penulis sharing dalam bentuk buku, dengan sebuah harapan agar sahabat semua mendapatkan juga manfaat luar biasa yang didapat dari perjalanan penulis dalam penggalian ilmu tentang potensi jiwa yang begitu menjiwai penulis.


Mengetahui Kunci-Kunci Mendidik Anak

● Membentuk anak yang memiliki jiwa yang sehat dan kuat, agar anak dapat meraih kesuksesan yang hakiki, yaitu mampu mencapai berbagai kesuksesan dan kebahagiaan lahir dan batin dengan kehidupannya didunia dan di akhirat.

● Mengetahui cara-cara penting pola pengasuhan anak yang menguatkan jiwa anak dan memahami segala hal mengenai pola pengasuhan yang melemahkan jiwa anak, sehingga mampu melahirkan anak yang berjiwa kuat dan kokoh.

● Menciptakan anak yang memiliki karakter jiwa yang sehat, selalu bahagia penuh senyum dan ceria, penuh semangat pantang menyerah, kreatif dan penuh inisiatif, pandai bergaul dan pintar menyenangkan orang lain.

● Menjadi orang tua penyejuk dan teladan jiwa anak, yang dapat memiliki kesabaran dan keihlasan yang tinggi dalam mengasuh dan membimbing anak.

● Mengetahui cara mengasuh dan mendidik anak tanpa bentakan (screaming free), sehingga dapat mengasuhkan membesarkan dengan mudah dan menyenangkan.

● Mahir berkomunikasi dengan anak (soul communication) sehingga anak senantiasa mendengar segala nasihat dan bimbingan orang tuanya.

● Mampu memberikan ganjaran dan hukuman yang seimbang, dan juga dapat memberikan hukuman dengan kasih sayang sehingga jiwa anak dapat berkembang dengan optimal.

● Melahirkan anak yang memiliki kepercayaan pada diri yang tinggi yang merupakan kunci terpenting pembuka jalan segala kesuksesan dalam hidupnya.

● Menumbuhkan rasa cinta anak yang dalam kepada Allah swt, Rasulullah saw dan orang tuanya, sehingga mampu melahirkan anak cemerlang, yaitu anak yang tak hanya cerdas dan pandai tapi juga berakhlak mulia, sehingga dapat menjadi sumber kebahagiaan dan keberkahan bagi sekelilingnya.

● Membentuk anak yang memiliki kecerdasan intelektual kecerdasan emosional dan kecerdasan spiritual yang tinggi, sehingga sang buah hati akan menjadi bagian dari generasi mulia yang didambakan semua.

   Demikian, anak yang memiliki jiwa sehat akan kuat. Seperti tanah ladang yang subur, apapun yang disemai diatasnya tumbuhlah tanaman-tanaman yang subur. □ AFM